Feeds:
Tulisan
Komentar

EKSPOR adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain.
Proses ini seringkali digunakan oleh perusahaan dengan skala bisnis kecil sampai menengah sebagai strategi utama untuk bersaing di tingkat internasional.Strategi ekspor digunakan karena risiko lebih rendah, modal lebih kecil dan lebih mudah bila dibandingkan dengan strategi lainnya. Strategi lainnya misalnya franchise dan akuisisi.
Kegiatan ekspor terbagi menjadi 2, yaitu ;
a. Ekspor Langsung
Ekspor langsung adalah cara menjual barang atau jasa melalui perantara/ eksportir yang bertempat di negara lain atau negara tujuan ekspor. Penjualan dilakukan melalui distributor dan perwakilan penjualan perusahaan. Keuntungannya, produksi terpusat di negara asal dan kontrol terhadap distribusi lebih baik. Kelemahannya, biaya transportasi lebih tinggi untuk produk dalam skala besar dan adanya hambatan perdagangan serta proteksionisme.
b. Ekspor Tidak Langsung
Ekspor tidak langsung adalah teknik dimana barang dijual melalui perantara/eksportir negara asal kemudian dijual oleh perantara tersebut.Melalui, perusahaan manajemen ekspor ( export management companies ) dan perusahaan pengekspor ( export trading companies ).Kelebihannya, sumber daya produksi terkonsentrasi dan tidak perlu menangani ekspor secara langsung. Kelemahannya, kontrol terhadap distribusi kurang dan pengetahuan terhadap operasi di negara lain kurang.
Umumnya, industri jasa menggunakan ekspor langsung sedangkan industri manufaktur menggunakan keduanya.
Ada beberapa aspek hukum dalam hukum ekspor, yaitu ;
A. Dasar Hukum Kegiatan Kepabeanan di Bidang Ekspor :
• Undang Undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan.
• Undang Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan.
• Keputusan Menteri Keuangan Nomor : 145/PMK.04/2007 tanggal 22 November 2007 tentang Ketentuan Kepabeanan di Bidang Ekspor.
• Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor KEP-151/BC/2003 tanggal 28 Juli 2003 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tata Laksana Kepabeanan di Bidang Ekspor
• Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor : KEP-152/BC/.2003 tanggal 28 Juli 2003 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tata Laksana Kepabeanan di Bidang Ekspor Untuk Barang Ekspor Yang Mendapat Kemudahan Impor Tujuan Ekspor.
• Surat Edaran Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor : SE-27/BC/2003 tanggal 07 Oktober 2003 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor KEP-151/BC/2003 dan KEP-152/BC/2003.
• Surat Edaran Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor : SE-13/BC/2004 tanggal 11 Mei 2004 tentang Penggunaan Sistem Pertukaran Data Elektronik (PDE) Untuk Pemberitahuan Ekspor Barang.
B. Eksportir
Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor : KEP 151/BC/2003 pasal 1, yang dimaksud eksportir adalah orang perseorangan dan badan hukum yang mengekspor.

C. Nota Kesepakatan Penggunaan Sistem PDE
Sejak diberlakukannya pelayanan pengurusan dokumen ekspor (PEB) dengan menggunakan system pertukaran data melalui media elektronik, Eksportir diwajibkan untuk membuat Nota Kesepakatan dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dimana Nota Kesepakatan tersebut dibuat antara Eksportir dan Kepala KPPBC atas nama Kepala Kantor Wilayah DJBC dan berlaku untuk seluruh KPPBC yang telah menggunakan system PDE PEB (SE-11/BC/2004).

D. PNBP
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor : 118/KMK.04/2004 tanggal 12 Maret 2004 tentang Tata Laksana dan Penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pasal 3, setiap orang pribadi atau badan hukum yang mengajukan pemberitahuan / permohonan pelayanan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai wajib membayar PNBP.
Dalam hal eksportir melakukan pembatalan pengajuan pemberitahuan / permohonan pelayanan PEB, maka PNBP yang telah dilunasi dikompensasikan pada pelayanan atau biaya kegiatan berikutnya.

E. Blokir
Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor : KEP-14/BC/2001 tanggal 7 Februari 2001 tentang Pemblokiran Perusahaan di Bidang Kepabeanan, eksportir dapat diblokir oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pemblokiran adalah tindakan Pejabat Bea dan Cukai untuk tidak melayani kegiatan yang berkaitan dengan ekspor maupun pengurusan barang yang dilakukan oleh suatu perusahaan / eksportir.

Sumber : http://www.wikipedia.com
dirjen pajak dan bea cukai

Bloody Mary

Mary I dari Inggris (lahir 18 Februari 1516 – meninggal 17 November 1558 pada umur 42 tahun) atau Mary Tudor, adalah ratu Inggris dan ratu Irlandia dari 6 Juli1553 (de facto) atau 19 Juli 1553 (de jure) sampai dengan kematiannya. Mary adalah monarki keempat dinasti Tudor, setelah penurunan Jane Grey dan sebelum Elizabeth I.

Ia dikenang antara lain karena sempat mengembalikan kerajaan Inggris kepada agama Katolik Roma, dan menghukum hampir 300 penentangnya dengan hukuman bakar hidup-hidup, sehingga ia juga dijuluki Bloody Mary oleh rakyatnya. Penetapan agama Katolik Roma sebagai agama negara yang dilakukannya, kemudian dibatalkan kembali ketika Elizabeth I bertahta sebagai penggantinya.

Cukup sulit untuk mengetahui darimana asal mula legenda Amerika ini bisa muncul dan menjadi kisah legenda horor selama bertahun-tahun. Tetapi kisah paling umum diceritakan bahwa Bloody Mary atau sebutan lainnya Maria Worth adalah seorang penyihir yang hidup lebih dari 100 tahun dan telah lama berkecimpung dalam dunia hitam ditangkap dan dieksekusi.

Versi lain yang lebih modern mengisahkan seorang wanita mengalami kecelakaan mobil yang parah, dan meninggal dengan wajah yang sangat mengerikan. Wanita tersebut muncul atau menampakkan dirinya di cermin dengan sosok wajah yang sama persis sewaktu dia meninggal.

Asal-usul nama “Mary Worth” dan “Bloody Mary” sendiri diyakini sebagai gabungan antara karakter seseorang dengan sejarah.

Julukan ” Bloody Mary” menjadi melekat padanya ketika dia dieksekusi dan dibakar di tiang pancang karena menganut ajaran sesat sepanjang 5 tahun pemerintahannya sebagai Ratu Inggris. Dia juga tidak mampu memiliki anak secara normal dan menderita phantom pregnancies (kehamilan yang berkaitan dengan hantu), ini sebabnya muncul spekulasi bahwa kisah yang melibatkan kata-kata “Aku mencuri bayi Anda” menjadi kalimat yang terdengar dalam permainan pemanggilan hantu.

sumber : dari berbagai sumber

Parfum

Parfum adalah benda yang pastinya sudah tidak asing lagi dalam kehidupan Anda. Apalagi saat ini aroma parfum yang ditawarkan sudah semakin beragam, baik yang dikhususkan untuk pria, wanita, atau unisex. Dan tidak jarang, aroma parfum bisa menjadi sebuah pick up line andalan seorang pria ketika ingin berkenalan dengan wanita. Tapi, pernahkah terpikir oleh Anda, sejak kapan sih parfum itu ada? Bagaimana awalnya? Dan siapakah penciptanya? Yuk, sama-sama kita cari tahu.

Kata perfume yang dipakai saat ini berasal dari bahasa Latin “per fumum” yang berarti melalui asap. Pembuatan parfum berawal dari Mesopotamia dan Mesir, namun dikembangkan di Roma dan Persia. Sejarah mencatat seorang bernama Tapputi adalah pembuat parfum pertama asal Mesopotamia.

Pada abad ke-9, seorang penulis Arab bernama Al-Kindi, menuliskan kata parfum dalam bukunya Book of the Chemistry of Perfume and Distillations. Didalam buku itu dicantumkan pula ratusan resep untuk membuat minyak harum, salep, dan air yang memiliki wangi ditambah dengan obat-obatan. Buku tersebut juga mencatat tentang 107 cara untuk membuat parfum, namun dibuku ini belum mencantumkan saripati bunga untuk penambah wangi.

Barulah ketika seorang dokter dan ahli kimia asal Persia, Avicenna (Ibnu Sina) mencoba bereksperimen dengan bunga mawar yang dicampurkan minyak, herbal dan daun bunga menghasilkan wewangian yang tak biasa. Sejak saat itulah mulai dikembangkan untuk mencampur sari pati bunga ke dalam parfum. Eropa dan Hungaria lah yang pertama kali mengembangkannya pada abad ke 14, dengan mencampurkan alkohol agar tahan lama. Saat itu wewangian ini digunakan oleh Ratu Elizabeth dari Hungaria.

Pada abad ke-16 seorang berkebangsaan Italia, Rene le Florentin membuat ruangan rahasia untuk menyembunyikan resep rahasia pembuatan parfum. Namun entah bagaimana, dengan cepat teknik pembuatan parfum semakin tersebar diseluruh daratan Eropa. Lama kelamaan Eropa berkembang menjadi pusat industri parfum. Selain keharumannya yang berkembang, wadah parfum pun turut berkembang. Dari yang hanya menggunakan tabung hingga botol-botol cantik dengan aneka bentuk seperti saat ini.

Setelah perang dunia pertama, prajurit Amerika membawa pulang parfum ke negaranya. Secara cepat parfum berkembang di Negara tersebut, banyak perusahaan yang membuka industri parfum. Hingga saat ini, meski semakin banyak industri parfum, namun rahasia pembuatannya tetap tak diketahui khalayak umum. Tapi, Anda masih bisa mengetahui beberapa kategori parfum yang tercipta diantaranya adalah,

• Bright Floral, merupakan kombinasi dari berbagai bunga.

• Green, merupakan perkembangan dari parfum Cyprus yang terdiri dari bahan pohon cemara dan damar.

• Oceanic/Ozone, merupakan jenis parfum terbaru dalam sejarah parfum.

• Fruity, yang mengambil sari buah-buah sebagai bahan utamanya.

• Gourmand, merupakan campuran dari vanilla dan tonka bean (seperti biji kopi tapi digunakan untuk memuat parfum).

sumber : http://clubbing.kapanlagi.com/threads/16587-Sejarah-Parfum

Awal Mula Blog

Blog merupakan singkatan dari web log yaitu bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan yang dimuat sebagai posting pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dengan urutan terbalik mulai dari posting terbaru lalu ke posting yang lama.

Manfaat utama dari blog adalah untuk menyampaikan informasi. Informasi tersebut dapat berupa yang sifatnya pribadi atau dapat pula untuk dipublikasikan. Tulisan yang sifatnya pribadi misalnya catatan harian (diary). Sedangkan untuk publikasi misalnya promosi, dapat berupa promosi produk maupun promosi diri. Sebagai ajang promosi diri kit dapat memposting tulisan tentang hobi, aktifitas menarik maupun berbagi aneka macam tips dan info. Melalui blog, kita dapat bertemu dengan orang-orang yang mempunyai ketertarikan dan hobi yang sama, sehingga kita dapat saling bertukar informasi dan pengalaman. Tentunya wawasan kita dapat semakin bertambah.

Bagi kita yang hobi menulis, kita dapat memposting tulisan-tulisan kita baik itu berupa artikel, cerpen maupun rangkaian aktifitas kita. Lewat tulisan-tulisan tersebut, orang dapat mengenal siapa kita. Jadi, buatlah blog yang kita banget. Ga perlulah kita mengadopsi tulisan orang lain. Tuangkan saja hasil pemikiran kita sendiri. Blog yang baik dapat memberi inspirasi bagi pembacanya. Untuk itu, sebaiknya buat tampilan blog kita semenarik mungkin. Kita dapat menyisipkan gambar atau related link. Tentunya hal tersebut dapat menarik khalayak untuk bisa mengunjungi blog kita.

Blog merupakan hasil evolusi dari diary online: Diary atau catatan harian mengenai pendapat, opini, dan apapun itu dalam bentuk yang dipublikasikan secara online (menggunakan website). Salah seorang pioneer dari internet-based journalist ini adalah Justin Hall, yang melakukan membuat online diarynya Justin Links From The Underground ketika dia masih merupakan pelajar dari Swarthmore College.

Kala itu, Blog (atau ketika itu bernama online diary) pada umumnya merupakan website yang berisi kumpulan link menuju halaman web lain yang disertai komentar dan opini pemilik online diary tersebut mengenai halaman dari tujuan link tersebut. Sehingga online diary ketika itu bisa juga dikatakan sebagai katalog link berdasarkan opini pemilik. Para diarist adalah editor yang memilih link mana yang menarik dan menampilkan link tersebut di online diarynya.

Pada tahun 1997, Jorn Barger, seorang programer yang juga mengelola website online diary “robot wisdom” menciptakan istilah weblog yang diambil dari kata “logging the web”. Logging bisa diartikan masuk. So, logging the web bisa diartikan “memasuki web”. Korelasinya adalah blogger awal di kala itu merupakan orang yang masuk ke belantara web dan menyortir link-link menarik berdasarkan opininya.

Hingga 1998, baru ada beberapa website yang dapat diidentifikasikan sebagai blog, hingga ketika itu menjelajahi semua weblog masih memungkingkan untuk di lakukan.

Pada tahun 1999, Peter Merholz menyebutkan istilah weblog sebagai wee-blog, hingga akhirnya dibuat pendek menjadi blog saja. Orang yang mengelola blog kemudian di sebut “blogger”.

Dari titik itulah semuanya berubah. Semakin hari, semakin banyak orang yang membuat blog. Pertumbuhan blog menjadi semakin signifikan ketika Pitas merilis Blogger.com pada Juli 1999. Blogger.com merupakan web service yang memungkinkan orang yang bahkan tidak memiliki kemampuan html sekalipun mampu menciptakan dan mengelola blog.

Di titik ini, blog benar-benar berubah. Bahkan definisi blog mulai bergeser.

Blog yang awalnya merupakan kumpulan link yang dikomentari oleh pemilik blog, mulai bergeser menjadi media ekspresi bebas semau pemilik blog yang ditampilkan secara kronologis terbalik.

Dari sini, semuanya benar-benar berubah. Blog bertumbuh demikian cepat. Terlebih setelah Movable Type diluncurkan dan wordpress sebagai project kelanjutan cms b2 dirilis ke publik sebagai blog engine.

Setelah itu, blog dan blogosphere terus berevolusi menjadi blogosphere yang kita huni hari ini

sumber : http://bloggingly.com/sejarah-asal-usul-kemunculan-blog/

http://blog.umy.ac.id/airizqanna/2011/10/09/blog-untuk-personal-branding/

Manfaat Minyak Ikan

Minyak ikan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Omega-3 minyak ikan bisa ditemukan pada ikan salmon, ikan kembung dan tuna. Mengkonsumsi ikan dua kali seminggu, akan memberi manfaat kesehatan bagi Anda dan keluarga.

Berikut adalah beberapa keuntungan besar dari minyak ikan:

1. Minyak ikan mencegah serangan jantung. Dr Alexander Leaf dan kolega di Harvard Medical School menyatakan, bahwa dengan mengkonsumsi ikan, seperti salmon atau tuna dua kali seminggu dapat mencegah serangan jantung. Tidak hanya itu saja, penelitian di Universitas Southampton pun menyatakan demikian, Omega-3 yang terkadung dalam ikan mampu melindungi terhadap penyakit jantung dan stroke.
2. Selain itu, minyak ikan dapat mengurangi resiko kematian dari serangan jantung mendadak. Ketua peneliti Dr. Roberto dan Consortia Mario, Lembaga penelitian Santa Maria Embargo, Italia menemukan satu kasus, yaitu dalam dosis harian gram omega-3 minyak ikan cukup signifikan untuk mengurangi kematian dari serangan jantung mendadak sampai 42%.

3. Minyak ikan membantu mengurangi gejala lupus. Para peneliti di Irlandia Utara Universitas Ulster menemukan bahwa orang dengan penyakit lupus yang makan ikan tongkol, ikan kembung dan ikan serupa berisi omega-3 minyak ikan mengurangi gejala lupus.

4. The Institute Paterson menemukan bahwa minyak ikan omega-3 mampu melindungi atau mencegah terkenanya kanker prostat.

5. Minyak ikan mengurangi pertumbuhan kanker payudara. Para peneliti dari Indiana University menemukan bahwa omega-3 fatty acid dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker payudara.

6. Minyak ikan mengurangi radang . Para peneliti dari Harvard Medical School dan Brigham dan Women’s Hospital menemukan bahwa diet tinggi dalam minyak ikan dapat membantu meningkatkan kondisi tubuh dan menghindarkan dari sakit radang

7. Minyak ikan mencegah beberapa gejala kanker lanjutan. Profesor Kevin Fearon dan rekan-rekan di Edinburgh Royal Infirmary menemukan bahwa minyak ikan mampu mencegah cachexia – wasting yang parah dan berat badan yang berhubungan dengan beberapa jenis kanker lanjutan.

8. Minyak ikan mampu menanggulangi asma. Para peneliti di Universitas Cambridge menemukan bahwa minyak ikan dapat melindungi tubuh dari gangguan pernapasan atau asma.

9. Bristol Universitas peneliti menyatakan bahwa minyak ikan bagus untuk visual otak dan perkembangan anak-anak

10. Minyak ikan membantu sindrom kelelahan kronis. Dr Basant Puri dan rekan-rekan di Rumah Sakit di London menemukan bahwa mengambil omega-3 suplemen minyak ikan dapat membantu untuk meringankan beberapa gejala berkaitan dengan sindrom kelelahan kronis.

Kesimpulannya, minyak ikan memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan. Jadi mulailah mengkonsumsi minyak ikan yang mengandung omega-3 dari sekarang, untuk mendapatkan manfaatnya.

Asal Mula Softlens

Banyak diantara kita yang suka menggunakan softlens, tapi tahukah kalian tentang sejarah softlens ?? Nah buat kawan-kawan yang mau tahu, saya ada nih tulisan tentang softlens….

Lensa kontak sebenarnya sudah ada sejak lama. Bahkan banyak kalangan percaya bahwa lensa yang menempel langsung pada bagian mata itu konon idenya sudah ada sejak tahun 1000-an. Akan tetapi, ide lensa kontak yang terdokumentasikan itu baru ada di tahun 1508 dari catatan dan gambaran serta sketsa yang dibuat Leonardo da Vinci, orang Italia kelahiran 15 April 1452. Sebagaimana kita tahu, Leonardo da Vinci sang pelukis Monalisa\x{2014}yang menjadi sumber inspirasi Dan Brown menulis novel best seller “The Da Vinci Code”– adalah orang genius yang serba bisa dan menjadi penemu serta inspirasi bagi penemuan-penemuan alat-alat mutakhir yang ada sekarang. Dalam hal lensa kontak, da Vinci, di buku catatannya membuat banyak sketsa tentang kacamata yang langsung bisa dipakai pada mata.
Setelah da Vinci, lensa kontak juga dipercaya ditemukan oleh Rene Descartes pada tahun 1632. Seorang tokoh kenamaan yang lahir di Tours, Perancis, pada 31 Maret 1596 dan meninggal di Stockholm pada 11 Februari 1650 ini menemukan ide tentang lensa yang bisa dipakai pada kornea mata. Malah Descartes membuat hydriascope, gelas yang diisi air untuk menetralkan kekuatan kornea mata.
Hampir dua ratus tahun lamanya, ide da Vinci maupun Descartes tidak terealisasikan. Baru kemudian di tahun 1801, seorang ahli fisika Inggris, Thomas Young, orang Inggris kelahiran Milverton 13 Juni 1773 dan meninggal pada 10 Mei 1829, menciptakan tabung gelas berisi air dan memuat lensa yang sangat kecil. Lensa ini dipakainya sendiri dan konon dia membuat lensa ini karena terinspirasi dari ide Rene Descartes.
Di tahun 1827, seorang ahli astronomi berkebangsaan Inggris, bernama Sir John Herschel membuat lensa yang digerindanya sendiri sehingga pas dan cocok dipakai langsung pada permukaan mata. Herschel lahir pada 7 Maret 1792 dan meninggal pada 11 Mei 1871 merupakan anak dari seorang ahli astronomi Inggris kenamaan bernama William Herschel. Penemuannya ini menjadi sejarah yang sangat berperan bagi lahirnya lensa kontak.
Lensa yang dapat dipakai dan menutupi mata untuk waktu yang lama, sehingga menjadi tonggak dalam inovasi lensa kontak seperti yang ada sekarang ini, baru ditemukan oleh seorang ahli gelas berkebangsaan Jerman, F.E. Muller, pada tahun 1887. Sedangkan lensa kontak yang dapat dipakai untuk mengatasi gangguan pada penglihatan ditemukan oleh ahli fisika Swiss, Adolf Eugen Fick, dan koleganya, ahli optik Prancis, Edouard Kalt. Lensa kontak yang dibuat mereka pertama-tama dipakaikan pada hewan, kemudian baru dipakai manusia. Lensa ini dibuat dari bahan kaca cekung yang cukup berat dengan diameter 18-21 milimeter. Penemu lensa kontak yang lain pada waktu yang hampir bersamaan, yaitu Joseph Dallos, membuat lensa dari bahan yang mirip dengan sklera mata (permukaan mata/bagian mata paling luar).
Untunglah di tahun 1935 ditemukan PMMA atau polymethilmethacrylate, sejenis bahan plastik lentur dan memungkinkan untuk dibuat sebagai bahan dasar lensa kontak. William Feinbloom, seorang ahli optometri Amerika Serikat membuat lensa kontak yang berbahan campuran PMMA ini dengan gelas pada tahun 1936, dan lensa ini bisa dipakai menutup mata pada bagian sklera. Akan tetapi, pada perkembangannya, PMMA tidak lagi dipergunakan karena zat ini tidak dapat melalukan udara/oksigen dari luar ke dalam mata.

Di tahun 1961, seorang ahli kimia makromolekul keturunan Cekoslowakia, Otto Wichterle, menemukan suatu bahan yang disebut sebagai hidrogel yang memiliki sifat lentur sehingga cocok digunakan sebagai bahan untuk lensa kontak karena bisa menyempurnakan PMMA dalam melalukan oksigen pada mata. Tetapi, inovasi penyempurnaan bahan untuk lensa kontak terus berlangsung. Pada tahun 1970 ditemukan kelompok plastik yang lain yang berupa silikon-akrilat yang ternyata lebih sempurna dalam melalukan oksigen. Apalagi setelah disempurnakan menjadi FSA (florosilicone-acrylate), ditambah dengan adanya penyesuaian penggunaan lensa kontak ini bagi pemakai yang mempunyai kelainan mata seperti astigmatisma dan keratokonus.
Penyesuaian bentuk lensa kontak kornea yang mengikuti bentuk mata yang cekung pertama kali dibuat oleh ahli optometri asal Oregon bernama Dr. George Butterfield. Inovasi lensa kontak ini tak berhenti sampai di sini saja, penyesuaian terhadap kebutuhan konsumen yang bermata normal dalam arti kata konsumen memakai lensa kontak sebagai penyempurna penampilan terus berlangsung. Warna lensa kontak kini tak hanya bening, tapi bisa warna-warni. Tinggal pilih, mau hijau, biru, merah, cokelat, atau hitam. Semua ada. Warna iris mata yang sesungguhnya bisa tertutup oleh warna lensa kontak dan kita jadi tertipu dengan ras seseorang hanya karena melihat warna matanya.

sumber : Kaskus

Tin Tin

Petualangan Tintin (bahasa Perancis: ”Les Aventures de Tintin et Milou”) adalah serial komik yang diciptakan oleh Hergé, seorang artis dari Belgia. Hergé adalah pseudonim dari Georges Remi (1907–1983) yang dituliskan menjadi RG (dibaca sebagai Hergé dalam bahasa Perancis). Serial ini pertama kali muncul dalam bahasa Perancis sebagai lampiran bagian anak-anak dari koran Belgia, Le Vingtième Siècle pada tanggal 10 Januari 1929. Petualangan Tintin sendiri menampilkan beberapa pemain yang saling melengkapi satu sama lainnya. Dari tahun ke tahun, serial ini menjadi bacaan favorit dan bahan kritikan dari para kritikus selama lebih dari 70 tahun.

Tokoh utama dari serial ini adalah seorang wartawan Belgia muda dan pengembara bernama Tintin. Sejak kemunculannya pertama kali, ia telah ditemani oleh seekor anjing jenis fox terrier yang bernama Milo (dalam bahasa Perancis, namanya adalah Milou). Dalam kisah selanjutnya dimunculkan beberapa pemain tambahan seperti Kapten Haddock, yang terkenal dengan sumpah serapahnya, namun dia sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kepelautan dan asas kesetaraan. Kemudian ada juga Profesor Lakmus (Professeur Tournesol) yang sangat cerdas namun memiliki masalah dengan pendengarannya. Dan tak lupa karakter Dupont dan Dupond ((Inggris) Thomson dan Thompson dalam bahasa Inggris), detektif kembar yang sangat tidak kompeten.

Dengan keberhasilan serial ini, komik tersebut dikumpulkan menjadi suatu album petualangan (23 secara keseluruhan dan ditambah satu album yang masih berupa sketsa, Tintin dan Alph-Art), yang berhasil dan telah diadaptasi ke dalam bentuk film dan teater. Komik ini adalah salah satu komik Eropa yang sangat terkenal pada abad ke-20. Sudah lebih dari 200 juta bukunya diterbitkan dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 50 bahasa.

Serial komik ini sangat digemari karena gaya gambarnya yang bersih tetapi ekspresif (gaya Hergé yang disebut ligne claire) dan didasarkan pada riset yang mendalam oleh pengarangnya, yang terbagi atas aliran: petualangan dengan elemen fantasi, misteri, politik dan sains fiksi. Kisah Tintin juga selalu menampilkan humor slapstick yang mengomentari tentang politik dan budaya pada suatu negara atau suatu masa.

Latar belakang

Tokoh Totor karya Hergé yang menjadi dasar terciptanya Tintin.
Gambar cerita pertama Wartawan “Le Petit Vingtieme” Di Tanah Soviet yang menandai kelahiran Tintin di tahun 1929.Tintin adalah seorang wartawan, dan Hergé hampir selalu mempergunakan karakter tersebut di dalam setiap cerita-cerita petualangan karyanya. Seringkali cerita tersebut terjadi pada masa-masa ketika ia masih bekerja sebagai seorang wartawan pula (yang paling mudah dikenali adalah Bolshevik yang terjadi di Rusia and Perang Dunia Kedua) dan beberapakali belum terjadi ketika cerita tersebut dituliskan (salah satunya adalah Perjalanan ke Bulan. Hergé juga menciptakan suatu dunia tersendiri untuk Tintin yang merupakan gambaran secara komik dari dunia aslinya yang diambil dari foto arsip miliknya.

Walaupun komik petualangan Tintin bersifat “formulaic” – menampilkan suatu cerita misteri namun dapat diselesaikan dengan baik dan dapat diterima oleh akal logika – Hergé juga membumbui komiknya dengan bumbu-bumbu humor khas dirinya. Racikan humornya tersebut dapat diprediksi sebelumnya, namun dilakukan dengan cara yang elegan sehingga membuat para pembaca larut dalam ceritanya. Rumusan bumbu seperti ini bisa juga ditemui dalam komik strip Peanuts dan The Three Stooges. Hergé juga sangat paham dengan beberapa gaya dalam komik strip, khususnya yang dikenal dengan nama “pacing”, suatu teknik penulisan cerita yang bisa ditemui di salah satu serial ini yaitu Permata Castafiore, dimana dalam cerita tersebut terlihat seolah ada suatu peristiwa yang sangat besar namun sebenarnya tidak terjadi apa-apa.

Pada awalnya, Hergé banyak melakukan improvisasi dalam penulisan serial ini, dimana hampir selalu Tintin dapat keluar dari masalah sesulit apapun yang akan menimpanya. Sampai akhirnya dia, Hergé, tergerak untuk melakukan riset yang mendalam terlebih dahulu sebelum memulai cerita dan merencanakan dengan baik alur ceritanya. Hal ini dia lakukan setelah menyelesaikan seri Cerutu Sang Firaun.

Usia Tintin juga tidak pernah secara akurat diungkapkan. Tokoh ini digambarkan sebagai seorang ‘dewasa’ di dalam penggambarannya di film DVD, dan juga dirujuk sebagai ‘bocah’ beberapa kali dalam acara-acara televisi. Dalam serial film kartun yang dibuat berdasarkan buku-buku komiknya, sebuah potongan episode Rahasia Unicorn yang menunjukkan paspor Tintin memperlihatkan bahwa tahun kelahirannya adalah tahun 1929 (tahun pertama kemunculan buku komiknya). Dorongan untuk melakukan ini (riset yang mendalam dan merencanakan alur ceritanya), datang dari Zhang Congren, seorang siswa dari China, yang ketika mendengar bahwa Hergé akan mengirim Tintin ke China dalam petualangan berikutnya, memintanya untuk tidak menampilkan gambaran umum orang-orang Eropa, yang salah tentang China pada waktu itu. Hergé dan Zhang, saling bahu membahu dalam menciptakan serial berikutnya Lotus Biru, dimana para kritikus memujinya sebagai masterpiece-nya yang pertama.

Bentuk penulisan komik berbeda yang ditampilkan oleh Hergé juga banyak terilhami dunia di luar dirinya. Perang Dunia kedua dan pendudukan Belgia oleh Hitler dengan bala tentaranya membuat pembredelan atas surat kabar dimana serial Tintin ini dimuat. Pekerjaannya terhenti pada cerita Negeri Emas Hitam, dan albumnya yang berjudul Tintin di Amerika dan Pulau Hitam dibredel oleh rezim Nazi, yang khawatir akan pengaruh Amerika dan Inggris pada kedua cerita tersebut, dimana kedua negara tersebut adalah musuh besarnya. Namun di luar itu Hergé masih dapat menerbitkan dua buah buku melanjutkan dua seri petualangan lainnya dalam surat kabar yang dikontrol secara ketat oleh rezim Nazi.

Selama dan sesudah pendudukan Belgia oleh Nazi, pekerjaan Hergé dituduh sebagai kaki tangan musuh, dikarenakan rezim Nazi melakukan kontrol yang teramat ketat akan surat kabar yang boleh beredar di Belgia (Le Soir – pada masa itu), sehingga dia pernah beberapakali ditanyai secara mendalam sesudah perang dunia kedua selesai. Dia menyampaikan bahwa pada dasarnya dia hanya melakukan pekerjaan sesuai dengan profesinya saja sebagai penulis cerita komik sebagaimana layaknya tukang batu ataupun tukang kayu. Pada kurun waktu ini, tidak sebagaimana umumnya hasil karya-karya sebelum dan sesudahnya, hasil-hasil karyanya memiliki sikap politis yang netral sehingga yang tercipta hanyalah karya-karya klasik seperti Rahasia Unicorn dan Harta Karun Rackham Merah. Namun karyanya yang berjudul Bintang Misterius menggambarkan perasaannya akan ketidak pastian suasana ketika itu.

Dikarenakan kekurangan kertas yang tersedia di Belgia setelah Perang Dunia kedua, memaksanya untuk juga menyesuaikan bentuk dari serial ini. Hergé biasanya membiarkan jumlah halamannya sepanjang yang diperlukan oleh ceritanya, dan penerbitnya Casterman memintanya membuat cerita ini dalam ukuran yang kecil dan tidak lebih dari 62 halaman. Dia juga mulai untuk memiliki pembantu dalam proses pembuatan cerita ini (sepuluh buku yang diterbitkannya dibuat oleh dia dan istrinya sendiri), dan dia juga membangun suatu studio untuk pembuatan cerita ini.

Latar belakang

Tokoh Totor karya Hergé yang menjadi dasar terciptanya Tintin.
Gambar cerita pertama Wartawan “Le Petit Vingtieme” Di Tanah Soviet yang menandai kelahiran Tintin di tahun 1929.Tintin adalah seorang wartawan, dan Hergé hampir selalu mempergunakan karakter tersebut di dalam setiap cerita-cerita petualangan karyanya. Seringkali cerita tersebut terjadi pada masa-masa ketika ia masih bekerja sebagai seorang wartawan pula (yang paling mudah dikenali adalah Bolshevik yang terjadi di Rusia and Perang Dunia Kedua) dan beberapakali belum terjadi ketika cerita tersebut dituliskan (salah satunya adalah Perjalanan ke Bulan. Hergé juga menciptakan suatu dunia tersendiri untuk Tintin yang merupakan gambaran secara komik dari dunia aslinya yang diambil dari foto arsip miliknya.

Walaupun komik petualangan Tintin bersifat “formulaic” – menampilkan suatu cerita misteri namun dapat diselesaikan dengan baik dan dapat diterima oleh akal logika – Hergé juga membumbui komiknya dengan bumbu-bumbu humor khas dirinya. Racikan humornya tersebut dapat diprediksi sebelumnya, namun dilakukan dengan cara yang elegan sehingga membuat para pembaca larut dalam ceritanya. Rumusan bumbu seperti ini bisa juga ditemui dalam komik strip Peanuts dan The Three Stooges[10]. Hergé juga sangat paham dengan beberapa gaya dalam komik strip, khususnya yang dikenal dengan nama “pacing”, suatu teknik penulisan cerita yang bisa ditemui di salah satu serial ini yaitu Permata Castafiore, dimana dalam cerita tersebut terlihat seolah ada suatu peristiwa yang sangat besar namun sebenarnya tidak terjadi apa-apa.

Pada awalnya, Hergé banyak melakukan improvisasi dalam penulisan serial ini, dimana hampir selalu Tintin dapat keluar dari masalah sesulit apapun yang akan menimpanya. Sampai akhirnya dia, Hergé, tergerak untuk melakukan riset yang mendalam terlebih dahulu sebelum memulai cerita dan merencanakan dengan baik alur ceritanya. Hal ini dia lakukan setelah menyelesaikan seri Cerutu Sang Firaun[8].

Usia Tintin juga tidak pernah secara akurat diungkapkan. Tokoh ini digambarkan sebagai seorang ‘dewasa’ di dalam penggambarannya di film DVD, dan juga dirujuk sebagai ‘bocah’ beberapa kali dalam acara-acara televisi. Dalam serial film kartun yang dibuat berdasarkan buku-buku komiknya, sebuah potongan episode Rahasia Unicorn yang menunjukkan paspor Tintin memperlihatkan bahwa tahun kelahirannya adalah tahun 1929 (tahun pertama kemunculan buku komiknya). Dorongan untuk melakukan ini (riset yang mendalam dan merencanakan alur ceritanya), datang dari Zhang Congren, seorang siswa dari China, yang ketika mendengar bahwa Hergé akan mengirim Tintin ke China dalam petualangan berikutnya, memintanya untuk tidak menampilkan gambaran umum orang-orang Eropa, yang salah tentang China pada waktu itu. Hergé dan Zhang, saling bahu membahu dalam menciptakan serial berikutnya Lotus Biru, dimana para kritikus memujinya sebagai masterpiece-nya yang pertama.

Bentuk penulisan komik berbeda yang ditampilkan oleh Hergé juga banyak terilhami dunia di luar dirinya. Perang Dunia kedua dan pendudukan Belgia oleh Hitler dengan bala tentaranya membuat pembredelan atas surat kabar dimana serial Tintin ini dimuat. Pekerjaannya terhenti pada cerita Negeri Emas Hitam, dan albumnya yang berjudul Tintin di Amerika dan Pulau Hitam dibredel oleh rezim Nazi, yang khawatir akan pengaruh Amerika dan Inggris pada kedua cerita tersebut, dimana kedua negara tersebut adalah musuh besarnya. Namun di luar itu Hergé masih dapat menerbitkan dua buah buku melanjutkan dua seri petualangan lainnya dalam surat kabar yang dikontrol secara ketat oleh rezim Nazi.

Selama dan sesudah pendudukan Belgia oleh Nazi, pekerjaan Hergé dituduh sebagai kaki tangan musuh, dikarenakan rezim Nazi melakukan kontrol yang teramat ketat akan surat kabar yang boleh beredar di Belgia (Le Soir – pada masa itu), sehingga dia pernah beberapakali ditanyai secara mendalam sesudah perang dunia kedua selesai. Dia menyampaikan bahwa pada dasarnya dia hanya melakukan pekerjaan sesuai dengan profesinya saja sebagai penulis cerita komik sebagaimana layaknya tukang batu ataupun tukang kayu. Pada kurun waktu ini, tidak sebagaimana umumnya hasil karya-karya sebelum dan sesudahnya, hasil-hasil karyanya memiliki sikap politis yang netral sehingga yang tercipta hanyalah karya-karya klasik seperti Rahasia Unicorn dan Harta Karun Rackham Merah. Namun karyanya yang berjudul Bintang Misterius menggambarkan perasaannya akan ketidak pastian suasana ketika itu.

Dikarenakan kekurangan kertas yang tersedia di Belgia setelah Perang Dunia kedua, memaksanya untuk juga menyesuaikan bentuk dari serial ini. Hergé biasanya membiarkan jumlah halamannya sepanjang yang diperlukan oleh ceritanya, dan penerbitnya Casterman memintanya membuat cerita ini dalam ukuran yang kecil dan tidak lebih dari 62 halaman. Dia juga mulai untuk memiliki pembantu dalam proses pembuatan cerita ini (sepuluh buku yang diterbitkannya dibuat oleh dia dan istrinya sendiri), dan dia juga membangun suatu studio untuk pembuatan cerita ini.

sumber : wikipedia

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.